Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Berbahasa Korea

Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Berbahasa Korea

Well perlu diperhatikan bahwa saya menulis tulisan ini bukan karena saya merasa sudah ahli atau bagaimana haha. Tetapi saya berpikir bahwa hal-hal seperti ini perlu diketahui terutama untuk yang ingin serius belajar bahasa Korea. Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan, yang terpenting adalah bagaimana dia belajar dari kesalahan tersebut sejak kapan saya jadi bijak?

Kesalahan-kesalahan yang akan saya tulis di bawah ini kebanyakan dilakukan oleh kpoper, lebih spesifik lagi kpoper asal Indonesia. Sebagai seorang pengamat media sosial hal-hal seperti di bawah ini sering sekali saya temui. Ada beberapa contoh tweet yang saya masukkan. Maaf ya untuk yang merasa memiliki tweet tersebut, tenang saja nama dan avatarnya sudah tutup kok hehe.

Apa aja kesalahannya? Cek di bawah ini :

1. Menggunakan bahasa informal (반말) padahal baru kenal

Jangan lakukan hal ini dengan orang Korea asli. Please, I beg you. Kalian bisa dianggap kasar. Teman Korea saya pernah marah-marah di Twitter. Dia memberitahu saya bahwa ada orang asing yang baru saja kenal dengannya tetapi menggunakan bahasa informal ketika berbicara. Timeline Twitter jadi mengerikan saat itu, sumpah. Tetapi mungkin saja sebenarnya lawan bicaranya tidak tahu perbedaan bahasa informal dan formal, kan? Si tersangka kasihan sekali karena dia tidak tahu kesalahannya apa tetapi sudah terlanjur diblokir oleh si oppa.

Berdasarkan pengamatan saya kebanyakan pemula memang tidak tahu perbedaan bahasa informal dengan formal. “Annyeong (안녕)” merupakan bahasa informal sedangkan “annyeonghaseyo (안녕하세요)” merupakan bahasa  formal. Jadi jangan sekali-kali menggunakan “annyeong” kepada orang yang baru kalian kenal. Selain annyeong? Well, jika dijelaskan akan terlalu panjang. Sederhananya begini, jika ada kalimat yang berakhiran “yo (요)”-nya maka kalimat itu biasanya semiformal (tidak apa-apa digunakan karena masih sopan) dan yang berakhiran “mnida (ㅂ니다)”-itu formal. Itu gambaran secara umum ya. Jadi kalian usahakan untuk memakai kalimat yang berakhiran “mnida” kepada orang yang belum terlalu dekat dengan kalian.

2. Serba “chingu”

“Chingu (친구)” berarti teman. Banyak kpoper yang menggunakan kata “chingu” untuk merujuk ke lawan bicaranya. Misalnya “annyeong chingu?”, “sudah menonton MV terbaru belum, chingu?”. Yah intinya serba chingu. Tidak ada yang salah memang, kita pasti ingin terdengar lebih friendly, kan? Tetapi kata tersebut akan aneh jika kita gunakan kepada orang Korea. Bagaimana jika dia menjawab “난 니 친구 아니야” (gue bukan teman lo)? Ingat, tidak semua orang korea itu ramah. Jadi tolong hindari pemakaian kata “chingu” kepada orang yang baru kalian kenal. Meskipun sudah kenal lama, saya rasa agak aneh juga sih jika kata chingu digunakan sebagai kata ganti orang kedua. Hmm jadi lebih baik gunakan nama saja jika kalian sudah kenal dengan lawan bicara agar terdengar lebih natural 🙂

3. Mencampur bahasa informal dengan bahasa formal
Pernah mendengar “ne gomawo”? Seperti ini contohnya :

image

Yang aneh apa? Ne (네) merupakan bahasa formal sedangkan gomawo (고마워) merupakan bahasa informal. Hal ini merupakan hal yang paling sering saya temui di antara percakapan para kpoppers 😉 Jadi sebaiknya bagaimana? Jika kalian ingin menggunakan bahasa formal gunakan 네 고마워요 (Ne gomaweoyo) dan jika kalian ingin menggunakan bahasa informal gunakan 응 고마워 (eung gomaweo).

4. Menyingkat kata

Singkat menyingkat sebenarnya ada juga di dalam bahasa Korea, tetapi kebanyakan kpoppers menyingkat kata-kata yang sebenarnya tidak boleh disingkat. Contohnya?

image

image

image

Oppa (오빠) disingkat menjadi ppa (빠).
Eonni (언니) disingkat menjadi eon (언).
Cheonmaneyo (천만에요) disingkat menjadi cheonma (천마).

Jika kalian menggunakan singkatan-singkatan tersebut di antara kpoppers saja saya rasa tidak masalah ya. Tapi jangan digunakan kepada orang Korea, mereka tidak akan mengerti haha. “Tapi kan kalau harus manggil ‘eonni’ kepanjangan”. Ya sudah gunakan “kak” saja kalau begitu haha.

5. Serba “ne”

image

“Ne (네)” dalam bahasa korea berarti “ya”. Kita, orang Indonesia, sering menggunakan “ya” ketika berbicara meskipun “ya” disini bukan berarti “yes”. Nah kebiasaan ini terbawa ketika berbicara (ataupun menulis) dalam bahasa Korea. Contohnya seperti di atas. “Gomawo ne” yang mungkin diartikan sebagai “makasih ya”. Tetapi ungkapan tersebut sama anehnya dengan ungkapan”thanks yes” dalam bahasa Inggris 😀 Jadi intinya pergunakanlah “ne” pada tempatnya 🙂

6. Serba “juseyo”

image

image

image

Banyak kpoppers yang menyalahartikan “juseyo” sebagai “please”. Partikel (well saya tidak tahu sebutannya apa) ~주세요 (~juseyo) memang bisa diartikan sebagai “tolong (melakukan sesuatu) untuk saya”. Tapi “juseyo” tidak bisa berdiri sendiri karena ia merupakan partikel dan hanya bisa “melekat” pada kata kerja.
Sedangkan jika kata benda kita tambahkan dengan 주세요 (juseyo) artinya bukan lagi “tolong”, tapi “berikan” (berasal dari kata kerja 주다 (juda)). “Juseyo” dalam konteks tersebut digunakan ketika kita ingin memesan sesuatu di restoran, misalnya “김치 주세요” (kimchi juseyo).
Kata “please” sendiri dalam bahasa Korea adalah 제발 (jebal). Jadi jangan salah lagi ya 🙂

7. Kesalahan dalam pelafalan

Ini bukan kesalahan dalam penggunaan bahasa tetapi lebih kepada pelafalan. Kalian pernah mendengar orang yang melafalkan 사랑해 (saranghae) sebagai sa-rang-ha-e bukan sa-rang-he? Sering kan. Nah disinlah pentingnya hangeul. Kita bisa mengucapkan kata dengan pelafalan yang tepat jika kita membacanya dari hangeul bukan dari romanisasi. Sekali lagi hangeul itu penting.

Bagaimana kalian melafalkan nama artis-artis Korea misalnya “Hyunbin”? Kebanyakan akan melafalkan “hyun-bin” (u-nya menggunakan u bahasa Indonesia). Padahal pelafalan aslinya berbeda sekali. Coba copy paste 현빈 di Google Translate dan dengarkan pengucapannya. Berbeda, kan?

Sama juga seperti nama artis lainnya, misalnya..ummm siapa ya? Personel Super Junior deh, seperti “Kyuhyun”, “Eunhyuk”, “Yesung” dan lain-lain. Gampangnya, tulis nama mereka dalam hangeul dan dengarkan pelafalannya di Google Translator. Mudah, kan?

Well, sekian untuk tulisan kali ini. Jika ditulis semua akan sangat panjang. Jika kalian pernah melakukan kesalahan seperti di atas jangan diulang lagi ya hehe.

Iklan

One thought on “Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Berbahasa Korea

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s