[Review] Memrise, Aplikasi Penambah Kosakata

[Review] Memrise, Aplikasi Penambah Kosakata

Well, rasanya agak aneh ketika mulai menulis sesuatu lagi setelah lama tidak menulis sesuatu di blog ini. Parahnya, saya bahkan hampir lupa jika saya mempunyai blog. Meskipun hiatus dari dunia perblogingan, saya masih tetap belajar bahasa asing kok, hehe. Apalagi sekarang saya sudah mulai masuk lagi ke dunia per-kpop-an. Yah, kadang-kadang ketika menonton acara yang belum ada subnya saya jadi sadar kalau saya harus belajar lebih keras.

Ketika menonton TV Show Korea yang belum ada subnya, satu hal yang paling menyiksa adalah ketika saya tidak tahu kata apa yang diucapkan. Sebenarnya, untuk grammar saya tidak mengalami begitu banyak kesulitan karena saya selama ini hanya berfokus pada grammar. Tapi semuanya agak percuma juga kalau kita tidak mengerti arti dari kata yang diucapkan, terutama jika kata tersebut merupakan inti pokok pembicaraan. Jadi saya pikir target saya selanjutnya adalah memperbanyak kosakata.

Seperti yang pernah saya ungkapkan sebelumnya, saya tidak suka menghafal. Saya tipe orang yang mudah mengingat tapi cepat juga melupakan. Saya pikir mungkin akan sia-sia jika saya menghafal banyak kosakata, toh akhirnya lupa juga. Bagi saya yang terpenting adalah latihan, seperti membaca banyak bacaan kemudian jika ada kosakata yang tidak saya ketahui saya bisa mencarinya di kamus. Tapi ternyata pikiran saya salah (tapi tidak sepenuhnya salah juga sih).

Saya adalah pengguna bahasa Korea pasif, saya sering melakukan penerjemahan bahasa Korea secara mandiri untuk latihan. Tapi ternyata itu tidak cukup membantu untuk menambah kosakata. Saya terbiasa menggunakan kamus sehingga saya jadi tidak terbiasa mengingat kata-kata yang saya temukan. Dari situ saya berpikir bahwa metode yang saya gunakan salah. Apalagi jika saya ingin mengikuti ujian TOPIK, mau tidak mau saya harus menghafal banyak kosakata.

Ketika mencari tips menghafal kosakata bahasa asing, saya menemukan aplikasi Memrise. Aplikasi ini mengklaim akan membantu kita belajar bahasa asing dengan menyenangkan. Saya mencobanya dan menggunakannya sekitar sebulan lebih setiap harinya. Oh ya, aplikasi ini dapat diunduh secara gratis melalui Google Playstore atau Apple App Store. Jika lebih suka menggunakan PC, bisa langsung akses kesini.

Memrise
Memrise versi website


Berikut tampilan Memrise versi Android :

memrise home
Memrise Home

Memrise membuat sistem point dan kita harus memenuhi point tersebut tiap harinya. Tiap harinya kita akan diberi beberapa kosakata baru, dan untuk menghapalkannya kosakata tersebut diulang berkali-kali dalam bentuk quiz seperti dibawah ini :

Screenshot_2017-06-07-11-18-14

Kalian bisa lihat gambar seperti daun dengan lingkaran ungu di pojok kanan atas, kan? Nah gambar itu mengindikasikan level penguasaan kita terhadap kata tersebut. Jika kita dianggap sudah paham betul (master) akan kosakata tersebut, daun tersebut akan tumbuh menjadi bunga.

Screenshot_2017-06-07-11-17-59

Setelah berhasil menguasai beberapa kosataka, Memrise akan memberikan tes-tes untuk menguji ingatan kita. Ada juga tes listening dimana kita harus menebak arti dari audio yang diputarkan. Dalam setiap pelajaran akan ada beberapa level dan tiap level berisi beberapa kosakata. Tidak hanya bahasa Korea, banyak pelajaran bahasa yang disediakan oleh aplikasi ini. Dari kosakata untuk TOEFL sampai pelajaran kanji. Menarik, kan?

Saya berhenti menggunakan aplikasi ini beberapa bulan yang lalu ketika saya sibuk dengan pekerjaan. Seperti yang saya duga, saya lupa kembali kata-kata yang telah saya hafalkan. Apalagi saya tidak pernah memakai kata-kata itu lagi. Aplikasi ini saya gunakan sebelum saya masuk ke dunia Kpop lagi. Namun setelah saya mulai mengikuti Kpop lagi, saya agak takjub karena ternyata perjuangan saya menghafal menggunakan Memrise tidak sia-sia juga. Jadi begini, ketika menonton saya banyak menemukan kata-kata yang pernah saya pelajari sebelumnya. Saya kemudian tiba-tiba teringat “oh ini kata yang pernah saya hafal menggunakan Memrise” dan ajaibnya saya menjadi ingat artinya apa. Padahal sebelumnya ketika disuruh mengulang lagi saya tidak akan ingat. Cukup ajaib.

Saya kemudian berpikir, kata-kata yang saya pelajari mungkin tidak benar-benar hilang. Kata-kata masih tersimpan dalam memori di otak kita, namun karena jarang digunakan maka perlu waktu untuk membangkitkan kembali memori tersebut. Memrise menggunakan teknik perulangan terus menerus, baik dari suara maupun tulisan, jadi saya tidak sadar kalau kata-kata yang saya pelajari sudah terbenam dalam otak saya baik dalam bentuk visual maupun audio.

Yaa sepertinya saya harus belajar menghapal menggunakan Memrise lagi haha. Buat kalian yang tidak suka menghapal, coba aplikasi ini deh. Interface-nya juga menarik jadi kita tidak bosan. Yang terpenting niat sih dan harus tekun (nah ini yang saya juga susah lakukan). Oke, selamat belajar menggunakan Memrise ya ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s