Mendaftar Kursus Bahasa Korea di KCC

Mendaftar Kursus Bahasa Korea di KCC

Akhirnya saya kursus bahasa Korea juga. Rasanya aneh karena tulisan saya tentang kursus bahasa Korea di Jakarta sudah diterbitkan sejak Januari 2014 tetapi baru terealisasi lebih dari 3,5 tahun kemudian. Awalnya saya sempat ragu juga karena saya sudah mendaftar kursus bahasa Inggris di UI dan juga kursus bahasa Jepang (akan saya ceritakan di post selanjutnya). Teman saya bahkan sampai bertanya “kamu yakin bisa belajar tiga bahasa berbeda dalam satu waktu?”. Meskipun agak ragu saya tetap menjawab “Iya”.

Banyak pertimbangan mengapa saya akhirnya mendaftar kursus bahasa Korea. Pertama, saya belakangan ini kurang termotivasi untuk belajar otodidak sehingga bahasa Korea saya tidak berkembang. Kedua, saya ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri. Saya memiliki waktu sekitar dua tahun sebelum saya bisa mendaftar dan saya berencana mempersiapkan diri sebaik mungkin karena untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri tidak mudah. Salah satu hal yang ingin saya “jual” untuk menjadi nilai tambah saat saya mendaftar adalah kemampuan bahasa. Selain mengejar nilai TOEFL saya juga mengejar nilai TOPIK.

Pilihan kursus saya jatuh pada kelas bahasa KCC (Korean Cultural Center). Alasannya karena pengajar pada KCC adalah native speaker dan harga yang ditawarkan sangat murah untuk kursus selama 15 minggu (800ribu belum termasuk buku). Karena kedua alasan tadilah kelas bahasa KCC ini banyak sekali peminatnya. Saya pernah mencoba mendaftar untuk kelas sesi 15 dan saya gagal mendapatkan kelas karena telat 5 menit saja. Hiks.

Ada beberapa perbedaan antara kelas bahasa sesi 17 dengan sebelumnya. Pertama dari segi penamaan levelnya. Sebelumnya nama levelnya adalah Sejong 1-8 tetapi sekarang berubah menjadi : Dasar 1A, Dasar 1B, Dasar 2A, Dasar 2B, Menengah 1A, Menengah 1B, Menengah 2A, dan Menengah 2B. Dari segi materi sebenarnya sama saja. Perbedaan kedua adalah adanya placement test. Placement test ini diperuntukkan bagi murid sesi 16 yang dinyatakan tidak lulus dan pendaftar baru yang tidak ingin mengikuti kelas dari level Dasar 1A. Meskipun namanya placement test jangan mengharapkan bahwa sistemnya sama dengan placement test pada umumnya. Jika pada umumnya placement test adalah untuk menentukan kita masuk ke level berapa, pada KCC kita tetap harus menentukan level yang kita inginkan. Placement test KCC menurut saya lebih cocok dikatakan sebagai “ujian masuk level”. Meskipun nilai kita lebih tinggi daripada level yang kita pilih, kita tetap akan dimasukkan ke level yang kita pilih tersebut. Sebaliknya jika lebih rendah, level kita akan otomatis diturunkan dari level yang kita pilih sebelumnya.

Karena tetap harus menentukan level secara mandiri, saya akhirnya mencoba membaca buku Sejong Korean untuk mengetahui sudah sampai level berapa penguasaan saya. Nah pada saat itulah saya kembali ragu. Dari hasil diskusi saya dengan teman saya yang mengambil kursus bahasa Korea di tempat lain, saya baru menyadari bahwa materi pada Sejong Korean (level 1-8) kurang padat jika dibandingkan dengan textbook lain, misalnya terbitan Ewha atau SNU. Teman saya kursus menggunakan Ewha Korean dan belajar otodidak dengan buku terbitan SNU. Materi pada kedua textbook tersebut sangat padat terutama untuk segi grammar. Perbandingan saja, saya mengetahui hampir semua grammar pada Sejong 1-7 tetapi banyak grammar yang belum saya ketahui untuk SNU dan Ewha level rendah, misalnya pada level 3. Tetapi saya kurang percaya diri untuk mengambil level tinggi pada Sejong karena saya masih sangat kurang untuk urusan kosakata dan pengekspresian hal-hal tertentu, misalnya untuk menunjukkan jalan secara benar dalam bahsa Korea. Saya menemukan banyak kosataka baru pada Sejong level rendah karena memang buku ini ditulis 100% dalam bahasa Korea. Setelah berpikir cukup lama akhirnya saya memutuskan untuk mengambil level 3 atau Dasar 2A.

Pendaftaran

Pendaftaran untuk pendaftar baru dimulai pada 2 Agustus pukul 09.00 WIB. Karena tidak ingin gagal mendaftar seperti pada sesi 15, untuk pendaftaran sesi 17 saya sudah stand by di depan komputer sejak pukul 8.30. Saya bahkan membuat alarm khusus agar saya tidak lupa hari pendaftarannya. Sekedar tips, siapkan hal-hal yang perlu kalian isi (misalnya nomor keanggotaan KCC, nama, alamat, alasan belajar dan lain-lain) agar ketika formulir pendaftaran dibuka kalian tinggal meng-copy paste saja. Oh ya, pendaftaran kali ini tidak lagi melalui email melainkan melalui google form yang link-nya sudah dibagikan sebelumnya oleh pihak KCC. Saya menyelesaikan pendaftaran sekitar puku 09.01 dan rasanya lega sekali.

Setelah itu saya hanya perlu menunggu email konfirmasi oleh KCC tentang jadwal placement test. Saya sempat mengira saya kehabisan kuota kelas lagi karena saya tidak kunjung mendapat email konfirmasi sampai tanggal 4 Agustus pukul 5 sore padahal placement test akan dilaksanakan besok paginya. Ternyata KCC baru mengirim email konfirmasi pada pukul 6 sore lebih. Rasa puas dan senang yang saya rasakan ketika mendapat email tersebut hampir sama ketika saya berhasil mendapatkan tiket konser BTS. You know, it was like a battlefield.

Placement Test

Placement test dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus pukul 15.00-15.30. Karena tidak ingin telat saya berangkat pada pukul 12.00 karena saya memutuskan untuk menggunakan Transjakarta. Butuh berapa kali transit untuk mencapai Halte Gelora Bung Karno dari Halte Pasar Baru Timur. Saya sampai di Halte GBK pada pukul 14.15 dan saya mengandalkan Google Maps untuk mencapai KCC. Saya sempat tersesat dan perlu bertanya kepada beberapa orang untuk mencapai KCC. Butuh sekitar 9 menit berjalan kaki untuk mencapai KCC dari halte GBK, tetapi saya sampai sana pada pukul 15.45 karena saya tersesat dan sempat berhenti untuk menghabiskan roti saya. Oh ya, jangan lupa membawa KTP atau kartu idenditas lain kalau ingin ke KCC karena kita harus menukarkan kartu identitas tersebut dengan kartu akses agar bisa ke lantai tempat KCC berada. Untuk yang belum tahu, KCC berada pada Equity Tower Sudirman lantai 17.

Saat masuk kelas, sudah ada beberapa orang yang menunggu. Sekitar pukul 15.00 ada seorang wanita yang masuk ke kelas kami. Saya awalnya berpikir mbaknya adalah orang Korea ternyata orang Indonesia hehe. Kami harus menunggu peserta lain yang belum datang sekitar 15 menit sebelum tesnya dimulai. Saya lupa berapa persisnya jumlah soal yang diberikan, antara 20 atau 25 (maafkan ingatan saya yang parah) tetapi semuanya pilihan ganda dan hanya 읽기 (membaca) saja. Soal-soalnya mudah menurut saya, saya menyelesaikan semuanya dalam waktu 20 menit. Untuk bayangan, soalnya mirip dengan nomor-nomor awal soal TOPIK level dasar (TOPIK versi lama ya..).

Hasil placement test diumumkan tanggal 8 Agustus dan saya dinyatakan “terdaftar” dalam kelas 2A. Alhamdulillah. Ada beberapa orang yang diharuskan “pindah level” dan ada juga yang masuk ke “waiting list”, keduanya diminta untuk memilih beberapa kelas yang masih tersedia. Informasi lebih lanjut mengenai kepastian kelas dan pembayaran dikirimkan melalui email pada tanggal 10 Agustus. Batas waktu pembayaran sampai tanggal 16 Agustus. Konfirmasi terakhir mengenai jadwal kelas dan guru yang mengajar disampaikan pada tanggal 25 Agustus dan kelas saya akan dimulai pada 27 Agustus.

Buku

Buku yang digunakan oleh Kelas Bahasa KCC dapat dibeli di Yes24.

Cukup sekian post saya kali ini. Cerita lebih lanjut mengenai pengalaman belajar di KCC akan saya tuliskan di post selanjutnya. Sampai jumpa~

Iklan

7 respons untuk ‘Mendaftar Kursus Bahasa Korea di KCC

  1. Halo Kak

    Aku mau tanya dong, untuk Buku yang dipakai belajar otodidak oleh Temannya yang terbitan dari SNU itu bisa di beli dimana ya? Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s